Selasa, 18 Mei 2010

Struktur Pasar

STRUKTUR PASAR

A. Pengertian dan Fungsi Pasar
          Pasar sebagaimana yang kita ketahui adalah tempat konsumen memperoleh barang atau jasa. Di pasar dapat anda temukan cukup banyak produsen menawarkan barang atau jasa. Anda pergi ke pasar tentu dengan tujuan ingin memperoleh barang atau jasa agar kebutuhan anda terpenuhi. Dengan demikian dalam pandangan produsen pasar adalah tempat untuk menawarkan produk, baik berupa barang maupun jasa. Namun dari segi konsumen , pasar diartikan berbeda. Menurut konsumen pasar adalah tempat diperolehnya berbagai barang atau jasa yang dibutuhkan konsumen. Dengan demikian, bila disimpulkan pasar adalah suatu mekanisme yang mempertemukan pembeli (konsumen) dengan penjual (produsen) sehingga bisa berinteraksi untuk membentuk suatu kesepakatan harga jual.
Dari definisi di atas dapat kita temukan fungsi pasar. Sebagaimana anda ketahui penjual berinteraksi dengan pembeli untuk membentuk harga jual yang disepakati bersama. Dengan demikian pasar berfungsi untuk menentukan nilai. Misalnya, harga yang disetujui oleh pembeli dan penjual untuk sepasang sepatu Adidas adalah Rp350.000,00 untuk satu kilogram jeruk medan Rp8.500,00, dan lain-lain.
Fungsi berikutnya dari pasar adalah mengorganisasikan produksi. Artinya, barang atau jasa yang masuk ke pasar haruslah menempuh proses produksi yang paling efisien agar bisa bersaing dan mendapatkan keuntungan.
B. Struktur Pasar
Struktur pasar adalah keadaan penting suatu pasar, misalnya jumlah perusahaan, keseragaman produk antarperusahaan, kemudahan keluar-masuk pasar, dan bentuk persaingan.
Struktur pasar dapat dilihat menjadi persaingan sempurna dan persaingan tidak sempurna. Apa dasar pembagian ini? Dasarnya adalah unsur-unsur yang terdapat di suatu pasar. Jika dalam suatu pasar jumlah perusahaan perusahaan banyak, produk homogen keluar-masuk sangat mudah, maka pasar tersebut adalah pasar persaingan sempurna. Jika salah satu cirri penting tersebut tidak terpenuhi pasar tersebut mungkin akan menjadi monopoli atau pasar persaingan tidak sempurna.
1. Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competition)
Pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran yang ditandai oleh jumlah produsen dan konsumen sangat banyak dan hamper tidak terbatas.

Ciri-ciri pokok pasar persaingan sempurna adalah sebagai berikut.
a) Banyak penjual (perusahaan) dan pembeli
Dalam pasar persaingan sempurna pengaruh individual ( per perusahaan) terhadap penentuan harga relatif kecil. Dengan demikian, penjual individu tidak mempunyai pengaruh terhadap harga penjualan mereka karena harga tersebut ditrntukan oleh kondisi permintaan dan penawaran.
b) Produk-produk homogen (serba sama)
Dalam sebuah pasar persaingan sempurna, produk yang ditawarkan oleh para penjual yang saling bersaing adalah identik. Artinya, produk tersebut secara fisik sama dan menurut anggapan konsumen semua produk tersebut serba sama antara satu dengan yang lainnya.
c) Pasar yang bebas dimasuki dan ditinggalkan
Oleh karena seorang produsen/penjual hanya menghasilkan sebagian kecil saja dari barang/jasa yang ditawarkan, maka produsen dapat saja meniggalkan pasar dengan mudah atau memasukinya kemali.
d) Konsumen mengetahui kondisi pasar
Kondisi pasar diketahui oleh konsumen sangat baik sehingga konsumen tidak akan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan kondisi pasar tersebut.
e) Faktor-faktor produksi bergerak bebas
Faktor-faktor produksi dalam persaingan sempurna dapat bergerak dengan bebas karena banyaknya jumlah penjual/produsen.
f) Tidak ada campur tangan pemerintah
Harga ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran sehingga pemerintah tak dapat campur tangan dalam menentukan harga tersebut.

2. Pasar Persaingan Tidak Sempurna (Imperfect Market Competition)
Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembeli tiak sebanding atau tidak seimbang. Kemungkinan yang terjadi adalah pasar dikuasai oleh satu penjual atau beberapa penjual, sedangkan pembelinya juga satu atau beberapa pembeli yang menguasai pasar.
Bentuk-bentuk pasar persaingan tidak senpurna adalah sebagai berikut.

 MONOPOLI
Monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran yang ditandai oleh hanya ada satu penjual/produsen dipasar berhadapan dengan permintaan seluruh pembeli/konsumen. Monopolis walaupun tidak mendapat atau memiliki pesaing, belum tentu ia mampu mencetak keuntungan yang besar karena mungkin saja struktur biaya produksinya berada diatas harga pasar yang terbentuk.
Sebab-sebab tumbuhnya monopoli adalah sebagai berikut.
1) Lindungan hokum, yaitu diperolehnya hak paten untuk suatu produk.
2) Pemberian lisensi oleh pemerintah untuk berusaha secara tunggal, contoh PDAM.
3) Memiliki modal yang sangat besar sehingga tak dapat disaingi oleh perusahaan lainnya.
4) Menguasai bahan mentah yang cukup strategis seperti berlian.
5) Diperoleh secara alamiah karena produknya sangat digemari konsumen.
6) Pasar tidak luas hanya ada satu penjual yang dapat melayani konsumen secara optimal.
Monopoli menyebabkan beberapa kerugian bagi masyarakat, yaitu
1) Ketidakadilan, karena monopolis akan memperoleh keuntungan diatas keuntungan normal.
2) Volume produksi ditentukan oleh monopolis,sesuai dengan keuntungan yang ingin diperolehnya.
3) Terjadi eksploitasi oleh monopolis terhadap konsumen dan pemilik faktor-faktor produksi.
Pemerintah dapat mencegah atau mengurangi kerugian yang disebabkan oleh pelaku monopoli dengan cara berikut.
1) Mencegah munculnya monopoli dengan undang-undang antimonopoly.
2) Pemerintah mendirikan perusahaan tandingan yang mampu menyaingi monopolis.
3) Membuka impor untuk barang yang diproduksi oleh monopolis.
4) Campur tangan pemerintah dalam penentuan produksi dan penentuan harga.

 OLIGOPOLI
Pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dengan penawaran dimana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan pasar.
Ciri-ciri pasar oligopoli :
1) Terdapat beberapa penjual/produsen yang mengasai pasar.
2) Barang yang diperjualbelikan dapat homogen dapat pula berbeda corak (differentiated product).
3) Terdapat halangan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan diluar pasar untuk masuk kedalam pasar.
4) Satu diantara oligopolis merupakan market leader, yaitu penjual yang memiliki pangsa pasar yang terbesar.
Dampak negatif oligopli terhadap perekonomian
1) Keuntungan yang terlalu besar bagi produsen dalam jangka panjang.
2) Timbul inefisiensi produksi.
3) Eksploitasi terhadap konsumen dan karyawan perusahaan.
4) Harga tinggi yang relatif stabil (sulit turun) menunjang mynculnya inflasi yang kronis.
Kebijakan dalam mengatasi oligopoli
1) Pemerintah mempermudah masuknya perusahaan baru ke dalam pasar untuk menciptakan persaingan.
2) Diberlakukannya undang-undang anti kerjasama antarprodusen.

MONOPOLISTIK
Pasar persaingan monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran dimana terdapat sejumlah besar penjual/produsen yang menawarkan barang yang sama, namun masing-masing memiliki ciri-ciri khusus.
Ciri-ciri pasar persaingan monopolistik adalah :
1) Terdapat banyak penjual/produsen di pasar.
2) Barang yang diperjualbelikan merupakan differentiated product.
3) Para penjual memiliki kekuatan monopolis atas barang produksinya sendiri. Oleh karena itu, harus memperhitungkan persaingan dengan barang-barang lain yang sama, tetapi berbeda corak.
4) Untuk memenangkan persaingan setiap penjual/produsen aktif melakukan promosi/iklan.
5) Keluar-masuk pasar relatif mudah dibandingkan dengan pasar monopoli dan oligopoli.
Keadaaan pasar disini mengandung usur monopoli dan sekaligus unsure persaingan, maka disebut pasar persaingan monopolistik. Barang/jasa yang ada dewasa ini kebanyakan interaksi antara permintaan dengan penawaran yang menunjukkan pola pasar persaingan monopolistic dan bentuk pasar inilah yang paling mendekati kenyataan yang ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar